Air murni Cleo memiliki TDS dibawah 10ppm, 20 kali lebih murni dibandingkan produk air minum dalam kemasan lainnya. Semakin kecil angka TDS, menandakan air semakin murni dan bebas dari kandungan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh. Proses pengemasan dilakukan secara otomatis dan higienis, menjaga kemurnian air hingga ke tangan konsumen.
Tujuan Penelitian Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : 1) Mengetahui proses produksi air minum dalam kemasan (AMDK) di PT.Sinar Bogor Qua, dalam usaha menghasilkan air minum yang aman untuk dikonsumsi. 2) Menganalisis pengendalian mutu pada proses produksi air minum dalam kemasan.
Abstract. Desinfeksipada proses produksi Air Minum Dalam Kemasan merupakan titikkendali kritis yang harus benar-benar diperhatikan. Proses ini harus dilakukan secara baik dan benar, agar kualitas
dilanjutkan dengan proses produksi air minum dalam kemasan. Gambar 4.3 merupakan gambaran proses produksi AQUA 600 ml. Gambar 4.3 Gambaran umum proses produksi Sumber: PT Tirta Investama (AQUA) Pandaan 2. Water Treatment (Pengolahan Air) Water treatment adalah proses perlakuan pada air dari sumber dengan tujuan untuk
ANALISIS KECACATAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KUALITAS DENGAN METODE DMAIC Heri Wibowo dan Emy Khikmawati Jurusan Teknik Industri Universitas Malahayati Jl. Pramuka No 27 Kemiling Bandar Lampung 35153 Indonesia Email : [email protected], [email protected] ABSTRAK Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) mengalami masalah kualitas yaitu dengan terdapatnya
Agar proses produksi air minum kemasan baik, bahan baku sumber air harus diambil dari ala. Kemudian dikemas dengan memerhatikan fisik mikrobiologi kimia dan radioaktif. Diana juga menjelaskan, air minum yang masuk ke dalam tubuh akan masuk ke saluran pencernaan. Setelah diserap baru beredar melalui pembuluh darah melalui saluran pencernaan.
Ia memikirkan secara masak-masak kandungan dalam air mineral yang ia pasarkan dan dari mana asal air mineral yang akan ia produksi. Tirto menggunakan air pegunungan yang sudah melalui proses ultraviolet dan ozonisasi. Proses inilah yang menjadi jawaban dari pertanyaan masyarakat tentang apa bedanya air mineral dengan air minum biasa. Air
konsumen air minum yang meningkat secara eksponensial karena jumlah produksi air minum satu tahun mencapai 40 juta perliter. Itulah salah satu penyebab lahinya perusahaan-perusahaan industri yang bergerak di bidang air minum dan menjadikan perkembangan pasar bisnis air minum terus meningkat. Hal ini ditunjukan dengan jumlah
Proses penyediaan air minum kemasan dengan acuan HACCP sangatlah penting. Sebab dengan mengacu pada HACCP produk air minum kemasan yang dihasilkan merupakan suatu produk yang terjamin kebersihan dan keamanannya. Dengan proses HACCP, terjadinya bahaya yang mengganggu kesehatan konsumen yang disebabkan oleh kontaminan-kontaminan dapat
Standar Air Minum Dalam kemasan Air Minum Dalam Kemasan menurut Departemen Perdagangan dan Perindustrian dalam revisi SNI 01-3553-2006, didefinisikan sebagai air yang telah diproses, dikemas dan aman untuk diminum langsung.Menurut Peraturan Mentri Perindustrian Republik Indonesia No.96/ M-IND/ PER/ 12/ 2011, air minum dalam kemasan merupakan
uAWpsGa.